Kebakaran Hutan dan Lahan Menghadang

Dinamik-News

sumber; Dikjut PAB Dinamik

DINAMIKTFUMS, Solo

Datangnya musim kemarau setiap tahunnya ternyata tidak hanya membawa rasa bahagia bagi masyarakat, tetapi juga membawa rasa khawatir. Rasa khawatir ini dilatar belakangi oleh kecemasan masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seperti kita ketahui bersama, bahwa bencana karhutla beberapa tahun terakhir menjadi bencana tahunan yang semakin sulit diatasi.

Karhutla sendiri disebabkan oleh terbakarnya hutan dan lahan yang penyebabnya karena keringya lahan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Tidak hanya itu, belakangan diketahui bahwa karhutla disebabkan oleh ulah beberapa oknum yang dengan sengaja membakar lahan untuk kepentingan pribadi. Pihak berwenang pun sebenarnya tidak tinggal diam mengetahui hal tersebut, namun tetap saja, praktek tersebut tetap saja terjadi.

Karhutla yang terjadi tentu saja membawa dampak. Mulai dari hilangnya lahan hutan karena terbakar hingga asap yang hasilkan. Tidak hanya itu, fauna yang berada di dalam hutan juga banyak yang diketemukan dalam kondisi mati. Mengingat asap yang dihasilkan, karhutla memberikan dampak yang lebih luas lagi, mulai dari penyakit ISPA yang diidap masyarakat dan terganggunya kegiatan masyarakat akibat asap yang mendera seperti diliburkannya sekolah maupun perkantoran. Ditambah pula saat ini, di Indonesia sedang menghadapi bencana covid-19 yang setiap hari kasusnya terus meroket. Maka dari itu, apabila terjadi karhutla saat ini, akan sangat berat dampaknya bagi masyarakat, mengingat dampak covid-19 yang sudah sangat besar.

Mengingat dampak yang ditimbulkan karhutla tersebut, maka pemerintah diharapkan mampu menanggulangi terjadinya tersebut. Mulai dari pemetaan daerah yang rawan terjadi karhutla, pembuatan parit-parit anti kebakaran, pengadaan hujan buatan dan lain-lain. Dan yang paling penting, yaitu pemerintah diharapkan mampu menggandeng selurh elemen masyarakat dalam menanggulangi karhutla. Dengan upaya peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan masyarakat sadar akan bahayanya karhutla sehingga kedepannya tidak ada lagi kasus pembakaran hutan dan lahan secara sengaja. Selain itu, masyarakat juga diharapkan ikut menanaman pohon agar tidak terjadi kondisi kekeringan di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *